INILAHCOM, Tokyo - Nissan Motor Co mengatakan akan melakukan penarikan unit untuk perbaikan atau biasa disebut recall terhadap lebih dari 150 ribu kendaraan di Jepang.
Hal tersebut dilakukan lantaran adanya proses inspeksi akhir yang tidak sesuai, sebelum mobil-mobil itu dikirim dari dua pabrik manufaktur di negeri matahari terbit itu.
"Nissan baru saja menemukan beberapa 'ketidaksesuaian' yang mungkin menyebabkan hasil pengujian yang gagal," kata raksasa otomotif Jepang itu dalam siaran pers yang dikutip Reuters.
Menurut Nissan, 'ketidaksesuaian' terbaru melibatkan inspeksi rem, roda kemudi, pengukuran kecepatan dan stabilitas kendaraan, kata perusahaan itu.
Baca juga: Nissan Tersandung Masalah Skandal Inspeksi
Nissan telah mengungkapkan beberapa kasus lain terkait inspeksi yang tidak sesuai selama setahun terakhir.
Produsen mobil itu mengatakan pada Juli lalu bahwa pengujian sampel untuk emisi dan ekonomi bahan bakar dalam inspeksi akhir di sebagian besar pabriknya di Jepang tidak memenuhi standar domestik.
Sejak Oktober tahun lalu, Nissan telah menarik lebih dari 1 juta kendaraan di Jepang karena inspeksi yang tidak sesuai.
Nissan Kembali Recall 150.000 Kendaraan di Jepang Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2G8boYV
Tidak ada komentar:
Posting Komentar