INILAHCOM, San Francisco - YouTube melaporkan telah menghapus 7,8 juta video dan 1,67 juta kanal pada Juli hingga September (Q3) 2018. Ini merupakan laporan keempat mereka sejak April lalu.
Sepanjang tahun ini, YouTube memang tengah gencar 'membersihkan' video dan kanal yang melanggar pedoman komunitas mereka, setelah mendapat beberapa kritikan terkait beberapa konten negatif.
Mengutip 9to5Google, YouTube selalu memberikan update setiap kuartal dengan memberikan statistik video dan kanal yang dihapus, baik otomatis oleh sistem maupun yang diulas secara manual.
Dari 7,8 juta video yang dihapus itu, 81 persen di antaranya adalah yang terdeteksi pertama kali oleh mesin. Sebanyak 74,5 persen dari video tersebut belum pernah ditonton sama sekali.
"Lebih dari 90 persen kanal dan 80 persen video yang kami hapus pada bulan September 2018, dihapus karena melanggar kebijakan spam atau memuat konten dewasa," tulis YouTube dalam rilisnya.
Lebih lanjut, platform video milik Google ini menjelaskan bahwa 90 persennya belum pernah ditonton hingga 10 kali sebelum ditarik.
"Sebanyak 10,2 persen dari video yang dihapus adalah untuk keamanan anak-anak, sementara konten yang mengandung materi kekerasan seksual anak-anak (CSAM) mewakili sebagian kecil persentase," tulis YouTube.
Mereka pun menyajikan laporannya dalam diagram yang dibagi-bagi secara spesifik. Sebanyak 72 persen video dihapus karena spam. Sementara 10,2 persen video memuat konten yang mengancam keselamatan anak, 9,9 persen memuat pornografi, 3,4 persen memuat kekerasan, dan 2,2 persen penyebab lainnya.
Tidak hanya video, YouTube juga mengatakan telah menghapus 224,4 juta komentar dalam periode yang sama. Sebagian besar komentar yang dihapus adalah spam.
YouTube mengatakan bahwa aktivitas komentar meningkat tahun ini dengan persentase 11 persen komentar harian dibanding tahun lalu.
Sebesar 99,5 persen komentar yang dihapus berasal dari pelaporan otomatis, dan sisanya adalah yang dilaporkan secara manual oleh manusia.
Q3 2018, YouTube Sudah Hapus 7,8 Juta Video Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2EFuvrG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar