INILAHCOM, Jakarta - Marketing Manager PT Panasonic Gobel Indonesia Agung Ariefiandi menyampaikan bahwa mengacu pada hasil beberapa survei atau riset yang dilakukan internal perusahaan terlihat daya beli masyarakat masih menurun, terutama di kalangan menengah ke bawah.
Dengan demikian, ketika daya beli segmen menengah ke bawah menurun, penjualan barang elektronik di dalam negeri pun terkena dampaknya.
Agung mencontohkan kecenderungan penjualan elektronik seperti TV turun dibanding 2018. MEski begitu pihaknya tetap optimistis adanya perubahan.
"Kebutuhan elektronik pada tahun Pilpres tidak terpengaruh tetap optimis karena kebutuhan konsumen pasti tetap ada, dan kami yakin akan lebih baik dibandingkan dengan tahun fiskal 2018," kata dia, saat ditemui INILAHCOM, di Jakarta, Kamis (11/04/2019).
Dalam menghadapi kondisi ini, pelaku industri terus mengupayakan efisiensi dan peningkatan produktivitas. Selain itu, asosiasi juga terus memberikan masukan kepada pemerintah supaya iklim usaha nasional membaik.
Adapun, untuk Panasonic, Agung menyebutkan proyeksi penjualan sama dengan industri. Pada tahun ini, produk air conditioner (AC),kulkas,TV dan mesin cuci menjadi produk yang diharapkan bisa menjadi pendorong penjualan.
“Dari pangsa pasar, Panasonic kuat di AC, kami nomor 1 secara nasional. Selain itu, produk kulkas dan tv juga mendominasi penjualan kami,” kata Agung.
Dalam kesempatan itu, Agung juga memaparkan kegiatan Consumer Promo untuk Tahun Fiskal 2019 bertajuk 'Menang Bersama Panasonic'. Program itu berlangsung sejak April 2019 sampai dengan Juli 2019.
Melalui kampanye tersebut, Panasonic mengundang masyarakat menikmati momen kemenangan dari beberapa momentum pada April hingga Juni, seperti pemilihan presiden, bulan Ramadhan, hingga Idul Fitri. Masyarakat juga berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah di setiap pembelian produk Panasonic.
Panasonic juga mengembangkan teknologi terbarunya, yaitu Nanoe dan PrimeFresh, yang menekankan pada perbaikan, penciptaan, serta menjaga kualitas udara yang sehat bagi manusia. Teknologi tersebut hadir pada produk AC dan lemari pendingin.
Pasar Elektronik Lesu, Ini Strategi Panasonic Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2USIG4k
Tidak ada komentar:
Posting Komentar