Rubrik Teknologi

Laman

Kamis, 02 Februari 2017

Berbagai Cara Planet Dapat Mati

INILAHCOM, Jakarta - Jika planet Bumi mati, maka pertanda kiamat pula bagi seisinya. Sebuah video terbaru di YouTube coba memperlihatkan berbagai skenario sebuah planet dapat mati.

Saluran Life Noggin‘s di YouTube melalui video unggahan terbarunya coba memaparkan berbagai skenario sebuah planet dapat menemui 'ajalnya'.

Tonton video penjelasannya di bawah ini.


Berbagai Cara Planet Dapat Mati Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2k2emBc

Pemangsa Pertama di Muka Bumi Ini Tak Punya Anus

INILAHCOM, Washington - Fosil yang baru diketemukan oleh para ilmuwan menunjukkan bahwa seekor hewan purba yang diklaim merupakan pemangsa pertama di Bumi, tidak memiliki anus atau slauran pembuangan.

Physorg melansir, fosil Saccorhytus yang baru diketemukan oleh para ilmuwan sepertinya memperlihatkan bahwa hewan yang berbentuk kantung tersebut memiliki mulut, namun tak memiliki anus atau saluran pembungan tinja.

Saccorhytus diperkirakan hidup sekira 540 juta tahun yang lalu. Hewan ini memiliki panjang satu milimeter.

Fosilnya ini diteliti oleh para ilmuwan dari Cambridge University (Inggris) dan Northwest University (China).

Para ilmuwan memperkirakan kalau baik makanan maupun tinja dikeluarkan dari mulut Saccorhytus.

Cek detail penelitian tersebut melalui tautan berikut ini, serta cek pula gambarnya di bawah ini.


Pemangsa Pertama di Muka Bumi Ini Tak Punya Anus Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2kuPF11

Rabu, 01 Februari 2017

Ketika Puluhan Ekor Elang di Dalam Kabin Pesawat

INILAHCOM, California - Membawa dan menaruh hewan dalam kabin pesawat jelas dilarang. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi orang-orang yang berkuasa serta banyak uang.

LS melansir, seorang pengguna Reddit dengan nama akun Lensoo berbagi foto dengan tulisan 'seorang Pangeran dari Uni Emirat Arab membeli tiket untuk 80 ekor burung elang peliharaannya'.

Ya, di foto tersebut diperlihatkan ada banyak burung elang yang ditaruh di dalam kabin penumpang, yang tentunya sudah diikat agar tidak terbang serta ditutup matanya agar tidak panik.

Tentu nama dari pangeran tersebut dirahasiakan. Lihat fotonya di bawah ini.


Ketika Puluhan Ekor Elang di Dalam Kabin Pesawat Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2jFGtm8

Foto Detail dari Cincin Saturnus

INILAHCOM, Florida - Cincin milik planet Saturnus memang indah dilihat dari jauh. Tapi seperti apa sih jika dilihat dari dekat?

Situs NASA melansir, pesawat tak berawak dari misi Cassini berhasil memotret foto detail dari cincin planet Saturnus.

Semenjak pertama kali tiba di Saturnus pada tahun 2004 lalu, tak pernah misi Cassini berhasil mengirim foto sedetail ini dari cincin planet tersebut.

Cek foto-fotonya di bawah ini.


Foto Detail dari Cincin Saturnus Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2kuumwC

Dell Luncurkan Laptop 2-in1 dan Chromebook

INILAHCOM, San Francisco - Memasuki penghujung Januari 2016, Dell kembali memperkenalkan produk unggulan terbarunya, Latitude dan Chromebook 11 Convertible.

Kedua komputer jinjing ini telah mengadopsi konsep 2-in-1 yang memungkinkan Anda dapat mengubah Dell Latitude dan Dell Chromebook 11 Convertible menjadi sebuah tablet PC.

Untuk mempermanis tampilan Latitude dan Chromebook 11 Convertibles Dell sengaja merancang keempat sudut perangkat ini sedikit membulat. Meskipun lahir dalam waktu yang bersamaan, namun kedua perangkat ini berjalan di atas sistem operasi yang berbeda.

Untuk Latitude sendiri sudah menggunakan platform Windows 10, dan sesuai dengan gelar yang disandangnya, Chromebook 11 Convertible berjalan di sistem operasi besutan Google, Chrome OS. Agar nyaman digunakan dalam berbagai mode, Dell pun membekali kedua perangkat ini dengan layar sentuh berukuran 11 inci.

Selain laptop dan tablet, kedua perangkat ini juga dapat dilengkapi dengan mode tent, yang sangat cocok digunakan untuk menikmati konten multimedia, seperti menonton video.

Fitur lainnya yang dimiliki oleh kedua perangkat ini adalah Dell Productivity Active Pen Stylus yang sangat membantu Anda dalam membuat sketsa atau hanya sekadar corat-coret.

Dalam bekerja, Latitude telah dipersenjatai dengan Intel Celeron generasi ke-7, dan Intel Celeron generasi ke-6 untuk seri Chromebook 11 Convertible. Sayangnya, hingga saat ini masih belum banyak informasi yang bisa digali terkait jeroan yang dibenamkan di kedua perangkat ini.

Namun yang jelas, Dell akan melepas Latitude dan Chromebook 11 Convertible mulai 7 Februari mendatang. Bagi Anda yang tertarik untuk meminangnya, Dell akan melepas Latitude dengan harga US$ 579 atau sekitar Rp 7,7 Juta. Sedangkan untuk seri Chromebook 11 Convertible dibanderol dengan harga lebih terjangkau, yakni hanya US$ 349 atau sekitar Rp4,6 Juta.

Via Engadget


Dell Luncurkan Laptop 2-in1 dan Chromebook Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2kWC9jE

China Mulai Jelajahi Mars dan Jupiter Pada 2020

INILAHCOM, Beijing - China berencana melakukan penjelajahan ruang angkasa, termasuk dua misi mengunjungi Mars dan Jupiter.

Wakil direktur lembaga antariksa Republik Tiongkok (CNSA) Wu Yanhua mengatakan misi Mars yang akan dilakukan pada 2020 mendatang bertujuan membawa kembali sampel dan melakukan penelitian pada struktur, komposisi planet dan lingkungan Mars.

Selain itu, sambung Wu, adapula agenda penjelajahan astereoid dan sistem Jupiter.

Dia mengatakan, Tiongkok berkeinginan membangun kekuatan industri kerdigantaraan pada 2030 dan kunci proyek itu telah direncanakan mulai dilakukan di 2020 termasuk sistem navigasi satelit BeiDou dan program satelit pengamatan Gaofen (Resolusi Tinggi). Demikian seperti dilansir kantor berita Xinhua.


China Mulai Jelajahi Mars dan Jupiter Pada 2020 Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2jZ1745

MUI Siapkan Fatwa Penyebaran Berita Hoax di Medsos

INILAHCOM, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang merancang fatwa yang menjadi panduan menggunakan media sosial untuk mengurangi penyebaran berita-berita fitnah dan bohong (hoax).

"Meluasnya penggunaan media sosial tetapi tidak disertai dengan adanya tanggung jawab, akhirnya muncul berita fitnah atau yang tidak jelas yang bisa menimbulkan perpecahan dan juga pertengkaran di tengah masyarakat," kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Ni'am Sholeh.

Oleh karena itu, kata dia, MUI merasa perlu untuk memberikan panduan dan pedoman dalam menggunakan media sosial.

"Ini nanti bersifat panduan bagaimana etika Islam di dalam menerima informasi, atau langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan saat menerima informasi, karena informasi hakekatnya menyimpan kemungkinan benar dan kemungkinan salah," ujar Asrorun.

Ia mencontohkan, salah satu hal yang disoroti dalam panduan itu terkait dengan larangan penyebaran aib seseorang meskipun berdasarkan fakta.

"Islam melarang untuk berghibah, yaitu membincangkan atau menginfokan tentang sesuatu yang tidak disukai orang lain. Sekalipun itu fakta tetapi jika itu ada unsur aib, ini dilarang," ucap Asrorun.

Selain itu, kata dia, penyebaran informasi tanpa melakukan klarifikasi juga akan diatur dalam pedoman itu.

Pedoman tersebut akan dibuat oleh MUI bekerjasama dengan Polri serta Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang berperan memberikan informasi kebijakan pembangunan literasi media serta menyosialisasikan fatwa itu. [tar]


MUI Siapkan Fatwa Penyebaran Berita Hoax di Medsos Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2jYJUaY