Rubrik Teknologi

Laman

Kamis, 01 November 2018

Kawasaki Luncurkan Ninja 250 dengan Smart Key

INILAHCOM, Jakarta - Ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 dimanfaatkan oleh Kawasaki Motor Indonesia (KMI) untuk meluncurkan Ninja 250 terbarunya.

Hadir dengan nama Ninja 250 MY (model year) 2019, terdapat fitur baru yang ditambahkan pada motor sport 250cc andalan KMI itu, yakni Smart Key atau kunci canggih berbasis remote yang pertama kali ada di kelasnya.

Fitur itu disebut Kawasaki's Intelligent Proximity Activation Start System (KIPASS), yang memungkinkan penggendaranya untuk mengaktifkan saklar motor dan kunci tanpa harus mencolok dan memutar anak kunci. Cukup kantongi FOB Smart Key dan manfaatkan kenop putar untuk menyalakan kontak pada motor.

Fitur canggih itu sebelumnya sudah hadir di produk Kawasaki 1400GTR/Concours 14.

"Kami melengkapi dengan fitur Smart Key. Ini merupakan smart key system yang sudah dipakai oleh motor besar kami. Dengan sistem ini, kami berharap bisa meminimalisir dari pencurian atau kekerasan, yang biasa kita sebut dengan 'begal' di jalan raya," ungkap Michael C. Tanadhi, Head Sales & Promotion KMI, di booth Kawasaki IMOS 2018, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

"Kalau selesai berkendara, tinggal menjauh dari motornya, sejauh 2 meter, tuas dari engine on nya akan langsung mengunci otomatis. Kami juga melengkapinya dengan sistem seperti immobilizer, seperti yang ada di big bike kami lainnya," jelas Michael lagi.

Kunci konfensional ada di dalam FOB Smart Key, yang berfungsi untuk membuka tutup tangki bensin.

Dijelaskan lebih lanjut, hanya tiga tipe Ninja 250 yang dilengkapi dengan Smart Key, yakni Ninja 250 SE MDP (Magnetic Design Painting), Ninja 250 ABS SE, dan Ninja 250 ABS SE MDP. Sedang tipe standar tidak diberi fitur tersebut.

Tak ada perubahan pada mesin yang digunakan oleh Ninja 250 MY 2019. Mesinnya masih sama, dengan semburan torsi 23,5 Nm pada 10.000 rpm dan daya puncak 39 PS pada 12.500 rpm. Daya itu dibanggakan sebagai yang paling tinggi di kelasnya.

Kawasaki Ninja 250 terbaru ditawarkan dengan harga Rp61,9 juta untuk varian standar, Rp66,9 juta untuk Ninja 250 SE MDP, Rp74,1 juta varian 250 ABS SE, dan 250 ABS SE MDP Rp74,6 juta


Kawasaki Luncurkan Ninja 250 dengan Smart Key Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2PvrM9z

Rebranding, Apa yang Beda dari Firefox Lite?

INILAHCOM, Jakarta - Mozilla resmi mengubah nama Firefox Rocket menjadi Firefox Lite. Aplikasi browser ringan yang diluncurkan khusus untuk Indonesia pada Oktober tahun lalu, sekarang tersedia di Google Play.

"Dengan nama baru kita ingin memberikan pesan yang lebih kuat kepada konsumen. Dengan logo yang kembali ke semula, sama seperti versi standar, konsumen bisa langsung mengenali bahwa ini adalah produk Mozilla," ungkap Joe Cheng, Kepala Produk Mozilla Asia, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Meskipun Mozilla telah mengubah nama browser dari Firefox Rocket menjadi Firefox Lite, beberapa fungsinya masih menawarkan pengalaman serupa yang terutama ditujukan untuk menawarkan pengalaman browsing yang efisien data.

Firefox Lite hadir dengan mode Turbo dan memungkinkan Anda menyimpan halaman web untuk membacanya secara offline.

Aplikasi yang berakhiran 'Lite' umumnya dirancang untuk smartphone yang memiliki daya rendah sehingga memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan versi reguler.

Ukurannya yang kecil ini menyebabkan Firefox lebih cepat dibuka karena tidak memerlukan daya yang besar, cocok digunakan untuk konsumen yang memiliki keterbatasan akses internet.

Nama baru Firefox Lite juga diharapkan lebih bisa dikenal masyarakat sehingga mereka tertarik mengunduh dan menggunakannya.

Tidak hanya mengganti nama, Mozilla juga memperbarui tampilan Firefox Lite agar lebih modern dan warna yang lebih cerah.

"Supaya bisa memenuhi kebutuhan berselancar internet setiap hari," kata Cheng.

Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mendapatkan Firefox Rocket saat aplikasi tersebut diluncurkan tahun lalu.

Selain Indonesia, Mozilla juga menyediakan Firefox Rocket ini di India, Thailand dan Filipina. Mozilla menilai Indonesia sebagai salah satu pasar utama bagi mereka karena pengguna internet di Indonesia sudah familiar dengan browser Firefox versi desktop.


Rebranding, Apa yang Beda dari Firefox Lite? Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2P4sVFu

Firefox Rocket Ganti Nama Jadi Firefox Lite

INILAHCOM, Jakarta - Mozilla meluncurkan nama baru untuk aplikasi browser yang semula bernama Firefox Rocket menjadi Firefox Lite.

"Nama baru ini agar lebih jelas dan pesannya pun lebih kuat. Firefox Lite merupakan versi mini dari browser Firefox," kata Joe Cheng, Kepala Produk Mozilla Asia, saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Firefox Rocket sudah masuk ke Indonesia sejak tahun lalu. Penggantian nama menjadi Firefox Lite tidak mengubah esensi aplikasi ini yang mengutamakan bobot aplikasi yang ringan, hanya 3,3MB, cepat dan hemat data internet.

Aplikasi yang berakhiran 'Lite' umumnya dirancang untuk smartphone yang memiliki daya rendah sehingga memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dibandingkan versi reguler.

Ukurannya yang kecil ini menyebabkan Firefox lebih cepat dibuka karena tidak memerlukan daya yang besar, cocok digunakan untuk konsumen yang memiliki keterbatasan akses internet.

Nama baru Firefox Lite juga diharapkan lebih bisa dikenal masyarakat sehingga mereka tertarik untuk mengunduh dan menggunakannya.

Tak hanya mengganti nama, Mozilla juga memperbarui tampilan Firefox Lite agar lebih modern dan warna yang lebih cerah.

"Supaya bisa memenuhi kebutuhan berselancar internet setiap hari," kata Cheng.

Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mendapatkan Firefox Rocket saat aplikasi tersebut diluncurkan tahun lalu.

Selain Indonesia, Mozilla juga menyediakan Firefox Rocket ini di India, Thailand dan Filipina.

Mozilla menilai Indonesia sebagai salah satu pasar utama bagi mereka karena pengguna internet di Indonesia sudah familiar dengan browser Firefox versi desktop.


Firefox Rocket Ganti Nama Jadi Firefox Lite Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2JupiCD

Belanja di Tokopedia Kini Bisa Bayar Pakai OVO

INILAHCOM, Jakarta - Platform pembayaran digital OVO mengumumkan kemitraan dengan e-commerce Tokopedia sehingga pengguna dapat memilih OVO sebagai metode pembayaran dalam pembelian mereka.

Kemitraan ini memperluas penggunaan OVO ke ranah e-commerce, sekaligus bagian dari strategi tiga pilar OVO untuk memperkenalkan pembayaran digital, selain melalui ritel dan dengan layanan online-to-offline (O2O) melalui kemitraan dengan Grab.

"Bekerja sama dengan para mitra merupakan cara paling efisien untuk menghadirkan semakin banyak tempat dimana konsumen dapat go cashless," kata Harianto Gunawan, Director of Enterprise Payments OVO, Harianto Gunawan, dalam keterangan tertulisnya.

"Setiap mitra yang bekerja sama dengan kami, membawa kami lebih dekat kepada tujuan kami untuk menjadikan pembayaran digital tersedia bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja," sambung dia.

Kemitraan bersama Tokopedia akan menambahkan 80 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia ke dalam 60 juta basis pengguna OVO.

Kemitraan ini juga akan menambahkan lebih dari 4 juta mitra pedagang Tokopedia ke dalam jaringan merchant terdepan yang meliputi mal, warung, serta mitra GrabFood dan agen Kudo.

COO Tokopedia Melissa Siska Juminto berharap kemitraan ini dapat memberikan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman kepada pengguna Tokopedia.

Tak hanya itu, kemitraan ini menjadi cara bagi Tokopedia untuk menyediakan opsi pembayaran yang dapat digunakan secara luas, baik secara online maupun offline serta turut meningkatkan inklusi keuangan.

"Kemitraan ini membawa kami satu langkah lebih dekat dengan misi kami mencapai pemerataan ekonomi secara digital," kata Melissa.

Sementara itu, CEO OVO Jason Thompson berharap kemitraan dengan Tokopedia dapat mempercepat pertumbuhan OVO.
 
"Kami berharap segera melihat peningkatan pengguna baru dan jumlah transaksi yang signifikan untuk mendorong kepemimpinan OVO di berbagai pasar," ujar Jason.


Belanja di Tokopedia Kini Bisa Bayar Pakai OVO Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2SyrwVQ

Indocomtech 2018 Juga Unggulkan Program Edukasi

GELARAN Indocomtech selalu identik sebagai ajang promosi dan penjualan berbagai perangkat komputasi dan gadget, namun kini semakin banyak pula program edukasi dan seminar selama lima hari jalannya pameran Indocomtech 2018 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC).

Sejumlah brand teknologi ternama turut mendukung acara Indocomtech 2018, di antaranya ASUS, Epson, Sony Playstation, MSI, V-Gen, HP, Dell, iBox, AMD, OPPO, Vivo, Honor, Nokia, LG, Logitech, Lenovo, Hitachi, Erafone, Megafon, Telesindo Shop, IT Galeri, Blibli.com, dan berbagai produk teknologi pendukung gaya hidup digital nan cerdas.

Total ada 250 eksibitor yang membawa beragam merek, aksesoris, dan e-commerce yang ikut hadir dalam perhelatan ini. Tidak banyak berbeda  dengan tahun sebelumnya, Indocomtech 2018 yang diikuti peserta dari dalam dan luar negeri, juga meriah dengan adanya promo dan diskon produk.

Program Clearance Sale yang biasanya baru digelar di akhir pekan, namun pada tahun ini telah ramai sejak hari pertama Indocomtech 2018.

"Bicara tentang Indocomtech selalu ada teknologi, ritel, B2B, dan tahun ini berkembang dengan adanya edukasi yang kami undang ada 20 sekolah di Jabodetabek, ini merupakan dukungan kami terhadap sekolah. Ada SMK Corner untuk menampilkan karya-karya di bidang teknologi. Ternyata sambutan dari institusi pendidikan cukup tinggi, bahkan ada SD dari Garut yang menampilkan karya teknologi,” ujar Rudi D. Muliadi, Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO).

Pada Indocomtech 2018, beberapa brand mengumumkan produk terbarunya serta menyediakan program dan promo menarik untuk memeriahkan ajang pameran teknologi dan IT ini. Salah satunya adalah ASUS yang memberikan diskon dan bonus untuk pembelian smartphone Zenfone Max Pro M1 dan Zenfone Live L1, notebook VivoBook, notebook ZenBook, dan laptop gaming ROG.

"Kami juga akan melakukan promo yang menarik untuk setiap pembelian notebook gaming ROG akan mendapatkan jaket ROG ekslusif. Untuk semua notebook ROG akan mendapatkan paket gaming senilai Rp2.500.000, yang di dalamnya terdapat game seperti Final Fantasy, PUBG, lain-lain," ujar Hendra Wijaya, Product Marketing of Republic of Gamers (ROG) PT Asus Indonesia.

Selain ASUS, Erajaya juga membuka tiga booth besar untuk menawarkan diskon pembelian barang selama Indocomtech 2018 berlangsung. Ketiga booth tersebut adalah Samsung, Erafone, dan iBox memberikan promo berlimpah dengan diskon jutaan rupiah.

"Clearance sale hingga 90 persen dan yang menarik ada penawaran cicilan 0 persen selama 24 bulan dari banking dan financing yang bekerjasama dengan kami. Yang terpenting adalah pengalaman pengguna menjadi satu sisi yang diutamakan Erajaya," papar Djatmiko Wardoyo, Marcom Director of Erajaya Group.

Sementara itu, PlayStation juga memberikan penjelasan tentang program dan produk konsol game PlayStation generasi baru, termasuk di dalamnya seri PlayStation VR, melalui arena tester untuk pengunjung Indocomtech 2018.

"Kami baru saja dua bulan lalu mempersiapkan operasional PlayStation di Sony Indonesia, jadi di Indocomtech 2018 sebatas memperkenalkan dan membuka pasar. Namun kami memiliki program diskon pembelian PS4 Pro seharga Rp6.699.000 berhadiah langsung Camo Backpack dan Trade in Promo untuk penukaran konsol game PS model lama,“ tutur Teoh Wah Keong, PlayStation Dept Head PT Sony Indonesia.  

Tak mau ketinggalan, Epson Indonesia membawa jajaran baru printer EcoTank yang sebelumnya dikenal sebagai printer Sistem Ink Tank L dan M-series. Printer EcoTank hadir dengan desain baru yang disederhanakan dengan tangki tinta terintegrasi, dalam ukuran yang lebih ringkas dan dengan botol tinta bebas tumpah yang inovatif.

Dengan Iine-up inovasi baru ini, Epson telah membawa desain tangki tinta terintegrasi ke printer tangki tinta entry-level untuk UKM dan perkantoran skala kecil.

"Kami baru saja meluncurkan enam model printer baru EcoTank L-Series, terdiri dari tiga model printer colour dan tiga model printer monokrom. Model Ecotank memiliki keuntungan luar biasa yang dihasilkannya dalam hal total biaya kepemilikan dan penghematan konsumsi energi yang lebih rendah sehngga lebih banyak dipesan oleh UKM dan segmen kantor rumah," ujar Syahrizal Aprianto selaku Product Marketing and Consumable PT Epson Indonesia

Talkshow dan Workshop

Di penghujung acara pada hari pertama (Rabu, 31 Oktober 2018) juga digelar talkshow dan workshop yang berlangsung di Activity Room yang mencakup: Expand Your Creativity with Digital Printing oleh Rudi Susanto, Digitalisasi Teknologi Laser Transfer Industri UKM, Sablon & Promosi oleh Victor Imanuel serta Moza.

"Indocomtech 2018 terasa beda dengan adanya sisi edukasi dalam bidang fintech, IoT, blockchain, robotics, dan prototype serta didukung oleh sejumlah komunitas seperti Komunitas Printing Indonesia (KOPI), komunitas Republic of Games dan lainnya," tambah Rudi.

Di hari ini, Kamis 1 November 2018, program-program edukasi mengenai teknologi informasi dan komunikasi di Activity Room Indocomtech 2018 dimulai dengan Diskusi Edukasi 4.0 Tantangan dan Solusinya by Apkomindo Excellent Center, lantas dilanjutkan dengan Color Management, dan Sukses Bisnis Digital Printing. Sementara itu di area Panggung Utama digelar Talkshow bersama Zahir Accounting.

Agar pagelaran akbar tahunan ini berjalan lancar, Indocomtech 2018 bermitra dengan The Sultan sebagai hotel partner, Bluebird sebagai taxi partner, dan Houbi sebagai kids area partner serta mendapat sponsor dari BeOn.co.id, Fitbar, Fitchips, Hanamasa, Hotel Murah, Kopiko 780, Le Minerale, PaperOne, dan Teh Pucuk Harum.

Indocometch 2018 yang diikuti oleh lebih dari 250 eksibitor dari bidang telekomunikasi, komputer, software, games, smartphone, produk elektronik, serta aksesoris ini dibuka selama lima hari --31 Oktober hingga 4 November 2018-- dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000/orang untuk hari Rabu – Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung dapat membeli tiket masuk seharga Rp30.000/orang.


Indocomtech 2018 Juga Unggulkan Program Edukasi Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2Dg49fi

Smartphone Layar Lipat Pertama Resmi Meluncur!

INILAHCOM, Shenzen - Smartphone layar lipat pertama di dunia resmi meluncur. Bukan besutan Samsung atau Huawei yang selama ini digemborkan, melainkan produksi dari produsen yang tidak begitu ternama asal China, Royole Corporation.

Berbasis di Shenzen, China, Royole Corporation meluncurkan smartphone layar lipat tersebut yang mereka namakan FlexPai. Karena layarnya bisa dilipat dan dibentangkan, smartphone ini dapat pula bertransformasi menjadi tablet.

Saat dibentangkan, FlexPai punya layar seluas 7,8 inci beresolusi 1920 x 1440 piksel. Ketika dilipat menyerupai dompet, perangkat ini langsung terlihat memiliki tiga layar lebih kecil, yaitu di bagian depan, belakang, dan di sisinya.



Royole Corporation mengklaim jika layar FlexPai dapat dilipat hingga 200 ribu kali tanpa masalah.

Perangkat ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 8150 yang dipadukan dengan opsi RAM 6GB atau 8GB dan pilihan memori internal 128GB, 256GB, atau 512GB.



Menggunakan sistem operasi Android, smartphone layar lipat pertama di dunia ini ditawarkan dengan harga yang terbilang mahal, yakni mulai 8.999 yuan sampai 12.999 yuan atau sekitar Rp19,6 juta sampai Rp28,4 juta, tergantung kapasitas memorinya.

Royole Corporation menyatakan akan ada tiga bagian flash sale FlexPai di China pada 1 November ini.
 


 


Smartphone Layar Lipat Pertama Resmi Meluncur! Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2PGblr7

Royal Enfield Pamer Motor Kustom SG-411 Himalayan

INILAHCOM, Jakarta - Pertama kalinya mengikuti ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS), Royal Enfield langsung memamerkan SG-411 Himalayan.

Sepeda motor ini merupakan hasil modifikasi yang berbasis pada Royal Enfield Himalayan yang diluncurkan April lalu .

"Kami menghadirkan suatu karya motor kustom yang berbasis dari motor yang belum lama kita luncurkan, yaitu Himalayan," ucap Irvino Edwardly, Country Manager Royal Enfield Indonesia, di sela-sela gelaran IMOS 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Royal Enfield Indonesia berkolaborasi dengan salah satu bengkel modifikasi asal Bali, Smoked Garage, untuk pengerjaan SG-411 Himalayan.

Sepeda motor ini mengusung konsep super capability yang terinspirasi dari fungsi utama Himalayan, yakni sebagai kendaraan roda dua serbaguna yang mampu melintasi jalur ekstrim, namun tetap nyaman digunakan sehari-hari.

"Kami sempat test ride di pantai dekat bengkel Smoked Garage, kami rasakan motor ini lincah, powernya juga terasa. Kemudian kami merasa bagaimana motor ini supaya terlihat lebih futuristik," kata Niko, salah seorang punggawa Smoked Garage.



Berbagai inovasi ditambahkan dalam SG-411 Himalayan, seperti bodi aluminium yang dibuat dengan tangan menyusuri frame dan rider. Shockbreaker juga telah direposisi sehingga menghadirkan fungsi yang lebih andal.

Penggunaan warna hijau zaitun, hitam, dan jingga yang berakar pada militer terlihat bagus baik di jalanan kota maupun jalur trail. Sayangnya, motor ini tidak dijual untuk umum.

"Motor ini merupakan bagian dari Global Custom Project Royal Enfield yang bekerja sama dengan berbagai builder di seluruh dunia untuk memberikan inspirasi kepada pengguna motor di seluruh dunia," ucap Irvino.



Royal Enfield Himalayan
sendiri merupakan motor yang dirancang untuk berpetualang menembus segala macam medan perjalanan.

Menggunakan mesin SOHC bersilinder tunggal kapasitas 411cc, motor ini ditawarkan di Indonesia dengan harga Rp93 juta (on-the road Jakarta).


Royal Enfield Pamer Motor Kustom SG-411 Himalayan Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2Szpd4Q