Rubrik Teknologi

Laman

Sabtu, 02 Maret 2019

Apple Janjikan Kejutan dengan Produk Baru

INILAHCOM, San Francisco - Saat pertemuan dengan para pemegang saham, CEO Apple Tim Cook mengatakan bahwa mereka sedang 'menanam bibit' dan 'melempar dadu' untuk produk-produk baru mereka yang akan membuat konsumen terkejut.

Mengutip Bloomberg, para investor menantikan gebrakan baru dari Apple setelah produk unggulan iPhone terus melemah penjualannya selama beberapa waktu belakangan.

Cook beberapa kali menyebutkan teknologi augmented reality (AR) alias realitas maya sebagai perubahan besar dan mereka berencana membuat kacamata AR.

Apple juga sedang berusaha mengembangkan bisnis dan mendongkrak produk-produk selain iPhone, antara lain jam tangan pintar Apple Watch dan earphone AirPods. Selama 2018 lalu, Apple membeli 18 perusahaan dan mengincar akuisisi tambahan.

Phone Arena menuliskan Apple menambah fitur baru ECG di Apple Wacth agar pengguna bisa mengetahui detak jantung yang tidak wajar seperti atrial fibrillation.

Cook mengindikasikan akan ada lebih banyak fitur kesehatan di Apple Watch, salah satunya untuk membaca gula darah.

Sementara itu, untuk akuisisi, rumor yang beredar Apple akan membeli Disney atau Netflix.

Apple dijuluki sebagai 'game changer' atau pembawa perubahan ketika pertama kali merilis iPhone pada 2007 lalu, menjadikan ponsel layar sentuh itu sebagai pionir teknologi.

Sayangnya, penjualan Apple selama beberapa waktu belakangan ini melemah meskipun perusahaan teknologi yang bermarkas di Cupertino, california, AS itu tidak pernah absen memperbarui lini iPhone setiap tahun.

Saat ini, segmen bisnis yang menguntungkan Apple bergantung pada Apple Pay, App Store, iTunes, AppleCare, dan Apple Music.


Apple Janjikan Kejutan dengan Produk Baru Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2TwupcW

VW-Microsoft Garap Cloud untuk Mobil Masa Depan

INILAHCOM, Wolfsburg - Raksasa otomotif Jerman Volkswagen mengumumkan telah memperdalam kerja sama dengan perusahaan teknologi AS Microsoft untuk menggarap komputasi awan (cloud) yang akan diterapkan pada mobil masa depan VW ID.

Mengutip Reuters, kerja sama itu akan digarap oleh pihak Microsoft di China dan AS, guna menyediakan layanan kendaraan terhubung di seluruh dunia. Hal tersebut memungkinkan kendaraan VW menggunakan prosesor jarak jauh dari Microsoft dengan memanfaatkan teknologi cloud computing.

Jika kemitraan itu berjalan lancar, kendaraan VW dapat menawarkan sejumlah teknologi kepada pelanggannya, meliputi layanan streaming yang dipersonalisasi, serta memudahkan proses mengemudi berkat layanan bantuan parkir hingga lokasi dan proses pengisian daya listrik.

Menurut pihak VW, mereka akan menggunakan 'Automotive Cloud' sebagai inti dari operasi layanan data pada mobil listrik VW ID yang akan tampil di ruang pameran pada 2020 mendatang.

Kerja sama dengan perusahaan teknologi bukanlah hal asing dalam sektor otomotif.

Dua tahun lalu, BMW juga merangkul Microsoft untuk menyediakan layanan Skype di mobil. Demikian juga dengan Jaguar Land Rover yang memakai perangkat lunak BlackBerry sebagai fitur hiburan dan keamanan pada kendaraan mereka.


VW-Microsoft Garap Cloud untuk Mobil Masa Depan Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2J1nUev

HPM Siap Ekspor All New Honda Brio Tahun Ini

INILAHCOM, Jakarta - Honda Prospect Motor (HPM) berencana mengekspor All New Honda Brio ke beberapa negara tetangga di 2019 ini.

Saat ditanya perihal kapan waktunya, Marketing and After Sales Service Director HPM Jonfis Fandy belum bersedia mengungkap detailnya, namun memastikan bahwa rencana itu akan direalisasikan tahun ini.

"Rencananya akan ekspor tahun ini. Kuotanya berapa, nanti akan kami informasikan lagi. Tunggu saja," ujar Jonfis di sela-sela acara Test Drive New Honda Mobilio, akhir Februari lalu.

Baca juga: New Honda Mobilio Tetap Irit Bahan Bakar

Dia menyebut, ekspor Brio ini akan menyasar beberapa negara, dua di antaranya adalah Vietnam dan Filipina.

Pada awal tahun ini, All New Honda Brio Satya dan All New Honda Brio RS menjadi penyokong penjualan tertinggi bagi Honda dengan memimpin penjualan pada segmennya masing-masing pada Januari 2019.

Baca juga: Duo Brio Baru Pimpin Penjualan Honda di Awal Tahun

All New Honda Brio Satya mencatatkan penjualan 4.798 unit dan menguasai 28 persen pangsa pasar di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Sedangkan All New Honda Brio RS terjual 1.699 unit untuk memimpin pasar City Car dengan market share hingga 87 persen.

Secara total kedua model itu berkontribusi hingga 65 persen dari keseluruhan penjualan mobil Honda pada Januari 2019, yang tercatat sebanyak 10.064 unit.


HPM Siap Ekspor All New Honda Brio Tahun Ini Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2IOA7To

Ferrari Pamer Foto F8 Tributo Suksesor 488 GTB

INILAHCOM, Maranello - Menjelang debut di Geneva Motor Show 2019 pada 7 Maret mendatang, foto-foto resmi Ferrari F8 Tributo dipublikasikan oleh Ferrari.

Dalam keterangan tertulisnya, Ferrari menyebut bahwa F8 Tributo yang menggantikan model 488 GTB ini menawarkan peningkatan dalam seluruh aspek, termasuk menghadirkan kendali berkendara yang lebih baik serta kenyamanan on-board yang ditingkatkan.

F8 Tributo merupakan kendaraan terkuat Ferrari, mengusung mesin V8 berkapasitas 3.902cc yang menghasilkan tenaga 720hp dan output daya 185hp/l. Mesin itu memenangkan penghargaan 'Best Engine' dalam ajang International Engine of the Year selama tiga tahun berturut-turut pada 2016 hingga 2018.

Ferrari F8 Tributo menghasilkan tenaga 50hp lebih besar ketimbang 488 GTB, dengan peningkatan kemampuan aerodinamika sebesar 10 persen berkat fitur Side Slip Angle Control.

Pabrikan berlogo kuda jingkrak asal Italia itu juga menyebutkan bahwa F8 Tributo dapat berlari lebih gesit berkat pengurangan bobot kendaraan yang mencapai 40 kilogram dibandingkan 488 GTB.

Dirancang oleh Ferrari Styling Center, F8 Tributo merupakan jembatan menuju bahasa desain baru yang tetap dilandasi karakteristik utama Ferrari, yaitu kinerja tinggi dan efisiensi aerodinamis yang ekstrem.

Mobil sport berkapasitas dua tempat duduk ini menggunakan S-Duct pada bagian depan guna mengoptimalkan daya downforce sebesar 15 persen. Tampilannya pun terasa segar dengan kehadiran lampu depan LED model baru berbentuk horizontal.

Dapur pacu kendaraan pada mesin bagian belakang dapat dilihat berkat penggunaan kaca belakang Lexan. Spoiler model baru yang membungkus lampu ekor juga berfungsi menurunkan pusat gravitasi mobil.

Adapun model lampu belakang kembar berbentuk bulat memberikan sentuhan klasik yang mengingatkan pecinta Ferrari pada model legendaris 308 GTB pada tahun 1975.


Ferrari Pamer Foto F8 Tributo Suksesor 488 GTB Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2EHzW8m

Toyota GR Supra GT4 Siap Debut di Jenewa

INILAHCOM, Jakarta - Toyota akan menampilkan debut dari konsep Toyota GR Supra GT4 terbaru pada ajang Geneva Motor Show 2019, yang digelar di Jenewa, Swiss, pada 7-17 Maret mendatang.

Mengutip laman resmi Toyota, konsep GR Supra GT4 dikembangkan sebagai model studi balap berdasarkan pada model GR Supra, di mana model ini adalah model global pertama Toyota Gazoo Racing.

Konsep ini dikembangkan oleh Toyota Motorsport GmbH, pijakan motorsports Toyota di Eropa, untuk mengeksplorasi kemungkinan menggunakan GR Supra di motor sport pelanggan seperti privateer racing.

GT4 adalah salah satu kategori motor sport yang paling cepat berkembang di dunia saat ini, dengan kompetisi nasional dan regional di Eropa, Amerika Utara, Asia, dan Oceania.

Para pelanggan juga dapat berpartisipasi dalam berbagai balapan di seluruh dunia dengan membeli mobil spesifikasi balap yang tersedia secara komersial yang telah disesuaikan untuk kinerja.

Toyota Supra komersial hadir standar dengan spesifikasi kinerja tinggi seperti bodi yang ringan, pusat gravitasi rendah, dan kekakuan tinggi. Spesifikasi ini menjadikannya kendaraan yang ideal untuk dijadikan basis bagi motor sport pelanggan.

Konsep GR Supra GT4 bahkan lebih ringan daripada Toyota Supra komersial, dan dilengkapi dengan suku cadang khusus balap seperti roll cage, suspensi, rem, dan sayap belakang.

Supra telah mengambil bagian dan telah memainkan peran aktif secara historis dalam berbagai olahraga motor di seluruh dunia dan Supra yang semuanya baru akan melanjutkan tradisi ini.

Sepanjang 2019, selain NASCAR Exfinity Series, Supra akan mengambil bagian dalam Nurburgring 24 Endurance Race (rencananya akan mengambil bagian dalam SP8T). Pada tahun 2020 nanti, Toyota Supra juga berencana untuk mengambil bagian dalam SUPER GT, GT500 Class.


Toyota GR Supra GT4 Siap Debut di Jenewa Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2Tu6TgI

Carlos Ghosn Kembali Ajukan Penangguhan Penahanan

INILAHCOM, Tokyo - Tim pengacara Carlos Ghosn kembali mengajukan penangguhan penahanan dengan jaminan setelah mantan pemimpin aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi itu ditangkap lebih dari tiga bulan di Jepang.

Menurut Pengadilan Distrik Tokyo, ini merupakan pengajuan penangguhan penahanan untuk yang ketiga kalinya dalam tiga bulan, sejak Ghosn ditahan pada November 2018.

Sebelumnya dia sudah pengajukan penangguhan penahanan namun ditolak pengadilan. Sedangkan pengajuan kali ini merupakan yang pertama sejak pria 64 tahun itu memiliki tim pengacara baru pada pertengahan Februari lalu.

Meski demikian, seorang asisten pengacara utama Ghosn menolak menjelaskan perbedaan antara pengajuan penangguhan penahanan yang baru dengan sebelumnya.

"Kami tidak dapat mengomentari secara detail, termasuk perbedaan dalam pendekatan saat ini. Kami berencana untuk menjelaskan secara rinci pada konferensi pers pekan depan," katanya kepada AFP.

Tim kuasa hukum Ghosn terdahulu bahkan berupaya keras untuk membebaskan mantan bos Nissan itu dengan jaminan, namun tak berhasil.

Seorang hakim mengatakan bahwa penahanan Ghosn yang terus-menerus merupakan hal yang sah, karena dia dianggap bisa saja meninggalkan Jepang dan/atau menghilangkan bukti.

Jaksa juga bersikeras agar Ghosn tetap ditahan, menyusul masih berjalannya penyelidikan atas tiga pelanggaran yang berkaitan dengan kesalahan keuangan.

Di sisi lain, Ghosn membantah tuduhan, bahkan mengecam proses penahanannya di Tokyo.

"Mengapa saya dihukum sebelum dinyatakan bersalah?" kata Ghosn kepada AFP dan harian Prancis Les Echos pada Januari lalu.


Carlos Ghosn Kembali Ajukan Penangguhan Penahanan Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2tLrajq

Kumpulkan Data Anak, TikTok Didenda Rp81 Miliar

INILAHCOM, Washington - Operator TikTok harus membayar US$5,7 juta atau sekitar Rp81 miliar untuk menyelesaikan keluhan dari Komisi Perdagangan Federal AS atau FTC yang menyebut bahwa platform itu telah mengumpulkan informasi pribadi dari anak-anak tanpa persetujuan orangtuanya.

Ini merupakan denda terbesar dari yang pernah dikenakan oleh FTC karena pelanggaran privasi anak-anak, kata Consumer Reports dalam laporannya, seperti dikutip Sabtu (2/3/2019).

Selain itu, operator TikTok telah sepakat untuk mematuhi undang-undang privasi federal pada masa mendatang dan membuat offline setiap video yang dibuat oleh anak-anak di bawah usia 13 tahun.

"Penyelesaian ini menjelaskan bahwa bisnis yang mengumpulkan informasi dari anak-anak harus menempatkan orangtua di kursi pengemudi," kata Andrew Smith, Direktur Biro Perlindungan Konsumen FTC.

"Tidak cukup hanya mengatakan bahwa layanan Anda ditujukan untuk anak-anak di atas usia 13 tahun,” imbuhnya.

TikTok, yang dimiliki oleh perusahaan teknologi China ByteDance, memungkinkan pengguna untuk membuat video lip-sync pendek dan memposting di jaringannya. Pengguna juga dapat berinteraksi satu sama lain; mengomentari dan menyukai video atau berkomunikasi melalui pesan langsung.

Ini adalah salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh di dunia, menempati posisi teratas di peringkat Apple App Store dan Google Play Store.

Dalam pernyataannya Rabu (27/2/2019) operator TikTok mengatakan bahwa mereka membuat perubahan untuk mengakomodasi pengguna muda AS dengan aplikasi terpisah yang menampilkan perlindungan keselamatan dan privasi tambahan.

Ke depannya, pengguna yang lebih muda akan dapat melihat video di aplikasi, serta membuat dan menyimpan video mereka sendiri ke perangkat elektronik, kata operator, tetapi mereka tidak akan dapat membagikan video tersebut melalui aplikasi.

Semua pengguna --baik pengguna baru dan yang sudah ada-- akan diarahkan ke aplikasi sesuai usia mereka.

FTC mendenda aplikasi ini, yang dulu dikenal sebagai Musical.ly sebelum diambilalih oleh ByteDance pada 2017, lantaran telah mengumpulkan data nama, alamat email, dan informasi pribadi lainnya dari anak-anak di bawah usia 13 tahun.


Kumpulkan Data Anak, TikTok Didenda Rp81 Miliar Baca Berita Dari Sumber https://ift.tt/2Sz5i4Q