Rubrik Teknologi

Laman

Jumat, 28 Desember 2018

Kominfo Cabut Izin Bolt dan First Media

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengakhiri izin pengunaan pita frekuensi radio 2,3GHz untuk PT Internux (Bolt), PT First Media Tbk, dan PT Jasnita Telekomindo karena tidak melunasi Biaya Hak Penggunaan (BHP) spektrum kepada negara.

"Untuk PT. First Media, Tbk dan PT. Internux, melalui dua keputusan Menteri Kominfo, mulai hari ini, kedua operator tidak bisa lagi menggunakan frekuensi 2,3GHz," kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail, saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Keputusan pencabutan izin penggunaan pita frekuensi radio untuk penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis Packet Switched yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3GHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (wireless broadband) PT Intenux didasari Keputusan Menteri Kominfo nomor 1012 tahun 2018, sementara untuk PT First Media Tbk dalam keputusan nomor 1011 tahun 2018.

Pengakhiran izin juga berlaku untuk PT Jasnita Telekomindo berdasarkan Kepmen Kominfo nomor 1013 tahun 2018. Jasnita pada November lalu, saat kabar tunggakan mencuat, sudah mengembalikan izin penggunaan frekuensi radio 2,3GHz.

Bolt dan First Media harus menutup core radio network operation center (NOC) agar tidak dapat lagi melayani pelanggan menggunakan frekuensi 2,3GHz.

Pencabutan izin ini tidak menghilangkan kewajiban ketiga perusahaan tersebut untuk melunasi kewajiban pembayaran BHP mereka. Urusan pembayaran tersebut sudah dialihkan ke Kementerian Keuangan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. [tar]


Kominfo Cabut Izin Bolt dan First Media Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2QUiOnv

Bagaimana Kehidupan Bisa Ada di Planet yang Beku?

INILAHCOM, Jakarta - Di planet dengan kondisi alam paling ekstrim pun kadang kehidupan juga memungkinkan untuk ada. Sebuah video terbaru di YouTube coba menerangkannya.

Saluran Kurzgesagt di YouTube melalui video unggahan terbarunya coba menerangkan kalau kehidupan bisa ada dan bertahan di perairan dalam, di planet yang permukaannya membeku.



Penasaran dengan penjelasannya? Tonton videonya di bawah ini:


Bagaimana Kehidupan Bisa Ada di Planet yang Beku? Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2EQjTWq

Bantal Bentuk Kucing Bikin Takut Anjing

INILAHCOM, California - Anjing dan kucing memang terkadang bermusuhan. Seseorang membuktikan hal tersebut dengan cara lucu.

Dilansir dari Boing Boing, saluran Animal Antics di YouTube melalui video unggahan terbarunya perlihatkan momen lucu ketika tiga ekor anjing bereaksi ketika lihat bantal bentuk kepala kucing yang sangat realistis.

Ketiga anjing tersebut langsung agresif melihat bantalnya, bahkan satu di antaranya terlihat ketakutan.

Tonton video lucunya di bawah ini:


Bantal Bentuk Kucing Bikin Takut Anjing Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2GLn4kV

Orangutan Albino Langka Dilepaskan Lagi ke Hutan

INILAHCOM, Jakarta - Orangutan albino satu-satunya di dunia yang sebelumnya nyaris mati, kini telah kembali sehat dan dilepas kembali ke hutan.

Pada 21 Desember 2018, seekor orangutan albino berusia lima tahun yang bernama Alba telah kembali dilepas ke hutan oleh pihak Borneo Orangutan Survival Foundation (BOS Foundation).

Sebelumnya Alba dirawat secara intensif selama 1,8 tahun karena ia menderita stres, dehidrasi, serta infeksi parasit, yang nyaris membunuhnya.



Selama masa rehabilitasi, Alba dekat dengan orangutan lainnya bernama Kika. Keduanya pun dilepas bersamaan ke hutan di Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya.

Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya merupakan Kawasan konservasi yang menjadi taman nasional yang terletak di jantung Pulau Kalimantan, tepatnya di perbatasan antara provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah.

Kawasan ini memiliki peranan penting dalam Fungsi hidrologis sebagai catchment area bagi Daerah Aliran Sungai Melawi di Kalimantan Barat dan Daerah Aliran Sungai Katingan di Kalimantan Tengah.

Tonton videonya yang mengharukan di bawah ini:


Orangutan Albino Langka Dilepaskan Lagi ke Hutan Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2AjxFxN

Liburan Aman dan Nyaman Bersama Daihatsu

INILAHCOM, Jakarta - Sebagai sahabat bagi masyarakat Indonesia, Daihatsu terus mendekatkan diri kepada pelanggannya melalui posko Sahabat Siaga demi menambah keamanan dan kenyamanan kepada Sahabat Daihatsu dalam menemani liburan menjelang akhir tahun 2018.

Daihatsu menyediakan posko siaga 24 jam pada tiga titik strategis sepanjang jalur liburan, yaitu di Rest Area KM 72 (Tol Purbaleunyi) dan Rest Area KM 102 (Tol Cipali) yang buka pada 21-30 Desember 2018, serta Rest Area KM 275 (Tol Pejagan) mulai 21 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019. Ketiga posko ini siap menerima kedatangan Sahabat Daihatsu.

Posko Sahabat Siaga Daihatsu menyediakan fasilitas entertainment, free snack dan minuman, ruang ber-AC yang sejuk, free WiFi, free souvenir, kids corner, serta servis kendaraan yang didukung oleh para mekanik andal yang siap memenuhi kebutuhan servis kendaraan Sahabat Daihatsu.

Daihatsu juga memberikan promo menarik, yaitu setiap pembelian 2 liter oli, gratis 2 liter oli.

Selain fasilitas, Daihatsu juga memberikan beberapa tips untuk menambah keamanan dan kenyamanan untuk Sahabat Daihatsu selama perjalanan. Berikut tips-tipsnya:

1 Pastikan kendaraan Sahabat dalam kondisi yang siap dan aman, mulai dari bagian mesin seperti oli, air radiator, rem, ban dan lampu-lampu. Apabila angka Odometer sudah mendekati waktu servis berkala, Sahabat dapat membawa mobil ke bengkel resmi terdekat.

2. Sahabat dapat menaruh muatan di dalam kabin mobil sehingga lebih aman ketika berada di tempat umum. Perhatikan juga muatan dalam kabin, jangan sampai menghalangi visibilitas kaca spion ke arah belakang mobil, periksa juga tekanan angin pada ban.

3. Apabila Sahabat dalam perjalanan yang panjang, pastikan kesehatan Sahabat juga dalam kondisi yang prima. Beristirahatlah dan lakukan senam kecil, setiap 2 jam perjalanan.

4. Menggunakan fitur kendaraan sesuai dengan peruntukkan, seperti selalu menggunakan sabuk pengaman, penggunaan lampu hazard hanya dalam kondisi darurat.

5. Mengemudikan mobil dengan baik dan benar dengan memperhatikan kondisi disekitar Sahabat, selalu waspada dan hindari rem mendadak dengan selalu menjaga jarak aman, selalu hidupkan lampu sein saat ingin pindah jalur, dan jangan menelfon saat mengemudi.

6. Bawa perlengkapan yang dibutuhkan seperti dongkrak, ban cadangan, kotak P3K, kunci-kunci, serta tool kit lainnya.

7. Patuhi peraturan, dan rambu lalu lintas, serta membawa kelengkapan surat-surat yang diperlukan.


Liburan Aman dan Nyaman Bersama Daihatsu Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2RjYZFD

Konsumsi BBM Kemasan Meningkat di Libur Nataru

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di masa libur Natal dan tahun baru (nataru).

Selain dari penjualan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), BBM kemasan yang dijual pada 41 Kios Kemasan (KiosK) Pertamax juga menjadi buruan masyarakat yang berlibur.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan, penjualan BBM di KiosK Pertamax hingga 25 Desember 2018 meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

"Penjualan BBM di KiosK Pertamax semuanya mengalami peningkatan yang signfikan. Produk Pertamax meningkat dari 6.000 liter di 2017 menjadi 354.000 liter di 2018. Sedangkan produk Pertamina Dex meningkat dari 60 liter tahun lalu menjadi 35.000 liter di tahun 2018 ini," ujar Adiatma dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, peningkatan tertinggi terjadi di wilayah Jawa Tengah dengan konsumsi sebesar 303.000 liter Pertamax dan 24.000 liter Pertamina Dex. Peningkatan tersebut juga didukung dengan penambahan jumlah KiosK dari sebelumnya hanya 15 menjadi 41.

Selain itu, peningkatan tajam dari konsumsi BBM juga terjadi seiring besarnya animo masyarakat yang menjajal dan memanfaatkan perjalanan di akses baru tol Trans Jawa.

"Peningkatan tersebut diindikasi karena banyak pengguna tol yang mengoptimalisasi layanan KiosK Pertamax di Rest Area Tol Trans Jawa, karena di wilayah tersebut tersedia tambahan layanan 31 KiosK," kata Adiatma.

Seperti diketahui, KiosK Pertamax merupakan stand khusus yang dibuat untuk menyediakan produk BBM non subsidi, layaknya Pertamax dan Pertamina Dex, yang dipasarkan dalam bentuk kemasan.

 


Konsumsi BBM Kemasan Meningkat di Libur Nataru Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2EURe37

Bank Korea Beri Suntikkan Dana kepada GM

INILAHCOM, Seoul - Korea Development Bank (KDB) yang dikelola oleh pemerintah Korea Selatan dilaporkan telah menyuntikkan dana kepada General Motors Co (GM) sebesar US$750 juta guna mendukung rencana GM Korea untuk memisahkan unit penelitian produsen mobil.

Mengutip kantor berita Yonhap, KDB dan GM melakukan kesepakatan tersebut pada Mei lalu, tentang paket penyelamatan untuk GM Korea. KDB memang berjanji akan menyuntikkan dana sebesar US$750 juta dan hal ini disetujui oleh pihak GM. Nantinya, pihak GM juga akan memberikan pinjaman baru sebesar US$36 miliar guna menjaga GM Korea agar tetap bertahan.

Pada Juni lalu, KDB juga telah menyuntikkan US$375 juta ke GM Korea, tetapi bank sebelumnya mengatakan setengah lainnya mungkin tidak disediakan di tengah kekhawatiran bahwa produsen mobil AS hanya dapat menyimpan fasilitas penelitian di Korea Selatan dan akhirnya menutup fasilitas manufaktur di sini.

Awal bulan ini, KDB membalikkan posisinya untuk rencana spin-off, dengan mengatakan itu akan membantu GM Korea meningkatkan profitabilitasnya.

Pada Rabu lalu (26/12/2018), KDB membeli sekitar US$11,9 juta saham preferen GM Korea untuk 404,5 miliar won, atau 33.932 won per saham.

Seorang pejabat KDB mengatakan bahwa mereka telah membatalkan tindakan hukumnya terhadap rencana spin-off.

"GM Korea telah mengatakan bahwa unit penelitian yang bernama GM Technical Center Korea Ltd akan didirikan pada Rabu pekan depan, dan sekitar 3.000 karyawan akan bekerja di perusahaan terpisah," kata pejabat KDB.

Perjanjian melarang GM menjual saham apa pun di GM Korea selama lima tahun ke depan dan membatasi hak GM untuk menjual saham atau aset di GM Korea selama 10 tahun.


Bank Korea Beri Suntikkan Dana kepada GM Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2VeQcE7