Rubrik Teknologi

Laman

Kamis, 30 Mei 2019

XL-Kemenhub Bikin Aplikasi Navigasi untuk Mudik

INILAHCOM, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) meluncurkan aplikasi navigasi digital 'Peta Jelajah Nusantara'.

Aplikasi ini dibangun sebagai sarana pemandu bagi masyarakat yang melakukan perjalanan darat di wilayah Indonesia dengan sejumlah fitur yang memudahkan pengguna menemukan rute perjalanan dan berbagai informasi yang paling dibutuhkan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Chief Human Capital XL Axiata, Rudy Afandi menandai peluncuran ini di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Menhub Budi Karya mengatakan, peta navigasi digital sudah menjadi kebutuhan masyarakat pengguna jalan secara umum.

Peta dalam lembaran tercetak sudah mulai ditinggalkan karena peta digital memang lebih fleksibel dalam penggunaannya, berbagai informasi juga bisa dimasukkan tanpa khawatir dengan ruang yang tersedia.

Kementerian Perhubungan mengapresiasi kerjasama dengan XL Axiata dan instansi pemerintah lainnya untuk pembangunan aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menambahkan, aplikasi Peta Jelajah Nusantara sengaja diluncurkan bertepatan pada masa mudik lebaran untuk menambah referensi masyarakat yang membutuhkan sarana navigasi untuk pulang ke kampung halaman atau sekadar mengisi liburan panjang.

Yang membedakan aplikasi ini dengan aplikasi navigasi yang sudah ada adalah sejumlah informasi tambahan yang dibutuhkan selama perjalanan, seperti keberadaan dan info mengenai posko mudik, posko kesehatan, terminal hingga informasi mengenai area rawan kecelakaan dan jalur alternatif.

Pada kesempatan yang sama, Rudy Afandi menyebut bahwa aplikasi Peta Jelajah Nusantara merupakan hasil tindak lanjut dari kerjasama kedua pihak dalam digitalisasi informasi layanan Kemenhub kepada masyarakat.

Menurutnya, XL Axiata siap untuk mendukung upaya pengembangannya lebih lanjut. Masih perlu penyempurnaan untuk aplikasi ini agar lebih kaya dengan informasi dan data yang dibutuhkan pengguna jalan.

“Kami melihat banyak hal positif jika suatu aplikasi navigasi ini dibuat oleh pemerintah. Sebagai pengelola dan pembuat kebijakan atas layanan transportasi, maka tentunya banyak informasi yang bisa dituangkan dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara ini. Misalnya mengenai peraturan dan tata tertib berkendara, kondisi jalan, potensi gangguan yang terjadi karena misalnya ada perbaikan jalan, daerah rawan bencana, hingga jalur alternatif,” lanjut Rudy.

Informasi dan data yang tersaji di dalam aplilkasi Peta Jelajah Nusantara merupakan data resmi yang ter-update dari sejumlah instansi yang terkait dengan pelayanan transportasi (Kemenhub), Kesehatan (Kementerian Kesehatan), sarana dan prasarana jalan (Bina Marga, Kementrian PUPR), serta keamanan dan ketertiban (Korlantas Polri).

Untuk kebutuhan mudik Lebaran 2019, informasi yang tersaji di dalam aplikasi Peta Jelajah Nusantara adalah navigasi jalur mudik di semua wilayah tujuan mudik di seluruh Indonesia.

Peta navigasi yang tersaji terhubung dengan aplikasi Google Map. Masyarakat luas bisa secara mudah mendapatkan aplikasi ini dari Google Play Store untuk smartphone Android.

Selanjutnya informasi keberadaan posko-posko di sepanjang jalur utama, termasuk posko informasi jalan, posko mudik, posko kesehatan, juga terminal bus. Selain letak posko, pengguna juga bisa mengetahui nama dan nomor kontak petugas di setiap posko.

Kemudian juga ada informasi pengaturan jalur lalu lintas, misalnya jalur satu arah, ganjil genap, dan jalur alternatif. Demi keamanan dan keselamatan pelanggan, aplikasi Peta Jelajah Nusantara juga dilengkapi dengan informasi mengenai letak titik-titik rawan kecelakaan di jalur mudik.

Dengan pengaturan, pengguna akan bisa mendapatkan notifikasi setiap mencapai daerah titik rawan kecelakaan sejak radius 2,5 kilometer.

XL Axiata berkomitmen untuk terus membantu Kementerian Perhubungan dan sejumlah instansi pemerintah lainnya dalam memaksimalkan layanan penyampaikan informasi kepada masyarakat luas.

Kerja sama XL Axiata dengan Kemenhub sudah terjalin sejak Maret 2018 untuk berbagai program layanan kepada masyarakat.


XL-Kemenhub Bikin Aplikasi Navigasi untuk Mudik Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2Kei2NC

Inilah Dirut Baru Telkomsel Pengganti Ririek

INILAHCOM, Jakarta - Pemegang saham PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) memutuskan untuk mengangkat Emma Sri Martini sebagai pimpinan baru perusahaan telekomunikasi plat merah itu. Hal itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Emma mengisi kekosongan posisi Direktur Utama Telkomsel setelah Ririek Adriansyah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menggantikan Alex Janangkih Sinaga.

General Manager External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin menuturkan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom dan Singapore Telecommunications Ltd. (SingTel) selaku pemegang saham Telkomsel juga melakukan penyegaran beberapa jajaran direksi.

"Penetapan susunan baru direksi Telkomsel sejalan dengan strategi Telkomsel dalam melanjutkan transformasi perusahaan menjadi digital telco company yang siap mengakselerasi negeri dengan mengembangkan ekosistem digital di Indonesia," ujarnya melalui keterangan tertulis.

Dengan demikian, susunan Direksi Telkomsel sebagai berikut:

President Director : Emma Sri Martini
Director Sales : Ririn Widaryani
Director Finance : Herry Supriadi
Director Human Capital Management : Irfan A Tachrir
Director Network : Iskriono Windiarjanto
Director Planning & Transformation : Edward siew Ying
Director Information Technology : Bharat Alva
Director Marketing : Alistair Johnston


Inilah Dirut Baru Telkomsel Pengganti Ririek Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2HKjIg8

Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak

TRADISI mudik tentu tidak bisa dilepaskan dari hari Lebaran. Perjalanan mudik bersama anak, terutama berusia bayi atau balita, dapat menjadi pengalaman tersendiri. Apalagi jika perjalanan tersebut merupakan perjalanan panjang pertama bagi si kecil.

Masalah yang sering muncul saat mengajak anak melakukan perjalanan luar kota yang memakan waktu berjam-jam adalah mabuk darat, laut, maupun udara.

Jika Anda akan mudik Lebaran bersama anak, hendaknya diperhatikan beberapa hal supaya tetap aman dan nyaman dalam perjalanan.

Sepuluh tips berikut ini akan membantu Anda untuk melakukan perjalanan mudik bersama si kecil tanpa rasa khawatir:

1. Hindari mudik dengan sepeda motor

Sebaiknya tidak membawa anak mudik dengan sepeda motor, apalagi untuk perjalanan jauh karena sangat melelahkan untuk anak.

2. Awasi terus si kecil

Apabila anak ikut mudik dengan menggunakan angkutan umum, upayakan agar anak tidak ikut berdesak-desakan.

Para orang tua harap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak.

3. Siapkan mainan

Siapkan mainan yang disukai anak untuk menemaninya sepanjang perjalanan.

4. Siapkan obat-obatan dan vitamin

Siapkan obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan untuk anak sepanjang perjalanan.

5. Periksa kondisi kendaraan

Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan mobil dalam kondisi baik. Periksa kondisi mobil seperti mesin, oli mesin, serta ban cadangan. Cek juga perlengkapan dalam mobil

6. Bercerita di perjalanan

Sebagai edukasi, jelaskan pada anak ciri khas mengenai kota-kota yang dilalui. Selain bisa menambah pengetahuan anak, cara ini juga bisa membuang rasa jenuh anak.

7. Sering beristirahat

Sering-seringlah beristirahat di tempat-tempat yang telah disediakan. Jangan paksakan mengemudi ketika kondisi badan sudah lelah dan jangan kebut-kebutan.

8. Siapkan kebutuhan penting

Jangan lupa membawa perlengkapan dan kebutuhan dasar bagi mereka seperti popok, bedak, bantal, makanan bayi/ anak, dan lain-lain.

9. Siapkan kondisi fisik

Orang tua perlu menyiapkan fisik yang prima dan mental yang baik sebelum mudik.

10. Siapkan bekal

Siapkan perbekalan dan uang yang cukup selama melakukan perjalanan.


Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2XeZJM7

Pengguna Masih Belum Puas Akses Internet Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Ericsson baru baru ini merilis laporan ConsumerLab terbaru mengenai jaringan internet di Indonesia saat ini, dari 44 persen pengguna smatphone di Indonesia mengungkapkan kecepatan mobile broadband belum cukup kencang.

Selain itu dari papara ini dikatakan teknologi 5G yang ternyata diharapkan segera hadir oleh masyarakat pengguna telepon pintar, termasuk di Indonesia.

"Pelanggan di Indonesia berharap 5G tersedia dalam kurun 2-3 tahun dari sekarang," kata tradisi mudik tentu tidak bisa dilepaskan dari hari Lebaran. Perjalanan mudik bersama anak, terutama berusia bayi atau balita, dapat menjadi pengalaman tersendiri. Apalagi jika perjalanan tersebut merupakan perjalanan panjang pertama bagi si kecil.

Masalah yang sering muncul saat mengajak anak melakukan perjalanan luar kota yang memakan waktu berjam-jam adalah mabuk darat, laut, maupun udara.

Jika Anda akan mudik Lebaran bersama anak, hendaknya diperhatikan beberapa hal supaya tetap aman dan nyaman dalam perjalanan.

Sepuluh tips berikut ini akan membantu Anda untuk melakukan perjalanan mudik bersama si kecil tanpa rasa khawatir:

1. Hindari mudik dengan sepeda motor

Sebaiknya tidak membawa anak mudik dengan sepeda motor, apalagi untuk perjalanan jauh karena sangat melelahkan untuk anak.

2. Awasi terus si kecil

Apabila anak ikut mudik dengan menggunakan angkutan umum, upayakan agar anak tidak ikut berdesak-desakan.

Para orang tua harap meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak.

3. Siapkan mainan

Siapkan mainan yang disukai anak untuk menemaninya sepanjang perjalanan.

4. Siapkan obat-obatan dan vitamin

Siapkan obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan untuk anak sepanjang perjalanan.

5. Periksa kondisi kendaraan

Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan mobil dalam kondisi baik. Periksa kondisi mobil seperti mesin, oli mesin, serta ban cadangan. Cek juga perlengkapan dalam mobil

6. Bercerita di perjalanan

Sebagai edukasi, jelaskan pada anak ciri khas mengenai kota-kota yang dilalui. Selain bisa menambah pengetahuan anak, cara ini juga bisa membuang rasa jenuh anak.

7. Sering beristirahat

Sering-seringlah beristirahat di tempat-tempat yang telah disediakan. Jangan paksakan mengemudi ketika kondisi badan sudah lelah dan jangan kebut-kebutan.

8. Siapkan kebutuhan penting

Jangan lupa membawa perlengkapan dan kebutuhan dasar bagi mereka seperti popok, bedak, bantal, makanan bayi/ anak, dan lain-lain.

9. Siapkan kondisi fisik

Orang tua perlu menyiapkan fisik yang prima dan mental yang baik sebelum mudik.

10. Siapkan bekal

Siapkan perbekalan dan uang yang cukup selama melakukan perjalanan.
Head of Network Solutions Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal dalam siaran persnya..,

Menurut dia, konsumen di Indonesia masih menunggu kehadiran teknologi 5G karena perangkat ponsel yang dimiliki belum mencukupi untuk pengoperasian teknologi jaringan internet terbaru itu.

Baik dari segi pilihan yang disediakan, kata dia, maupun dari kapabilitas ponsel pintar yang ada sekarang ini belum mampu mengadopsi jaringan 5G.

Di Indonesia, kata Ronni, laporan tersebut menunjukkan bahwa separuh dari pengguna ponsel pintar akan mengganti operator yang mereka gunakan dalam waktu enam bulan jika tidak menyediakan layanan 5G.

"Dengan meningkatnya kesadaran konsumen mengenai 5G, rata-rata responden percaya bahwa 5G akan diterapkan dalam dua tahun mendatang," katanya.

Temuan penting lainnya, konsumsi video akan semakin meningkat seiring perkembangan 5G sehingga pelanggan tidak hanya mampu mengakses video dalam resolusi yang lebih tinggi, melainkan merasakan pengalaman baru.

Pada era 5G, lanjut dia, pengguna berkesempatan mengakses konten video di luar rumah empat jam lebih lama dalam seminggu, serta bisa menggunakan kacamata Augmented reality (AR) dan Virtual reality (VR).

"Mereka bukan cuma pengen nonton video lewat ponsel lagi, tetapi pengen merasakan pengalaman mendalam, seperti diorama
Cuma nonton biasa, udah tidak happening lagi," katanya.

Bahkan, imbuh Ronni, pengguna ponsel pintar berharap teknologi yang terus berkembang, seperti layar yang dapat dilipat, proyeksi holografik, dan kamera 360 derajat sebagai fitur wajib perangkat 5G nantinya.

Laporan Ericsson ConsumerLab 2019 itu mendasarkan metodologi sebagai berikut, yakni wawancara pada 35.000 pelanggan yang tersebar di 22 negara, mewakili opini 1 juta pengguna ponsel pintar.

Riset kualitatif dan dua fokus grup yang masing-masing dilakukan di New York, London, dan Seoul. Kemudian, wawancara yang dilakukan kepada 1.500 pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia, mewakili oponi 41 juta pengguna ponsel pintar.

Terakhir, wawancara dengan 22 ahli, pakar, dan eksekutif senior untuk mendapatkan persepektif mengenai industri yang berkaitan dengan kegunaan 5G bagi konsumen.

"Bagi operator, ini menjadi keuntungan bagi pemain bisnis dan juga potensi bisnis berupa penambahan pendapatan sebesar 30 persen dari pasar 5G pada 2026," kata Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia.


Pengguna Masih Belum Puas Akses Internet Indonesia Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2Qxub1v

Rabu, 29 Mei 2019

13 Tips Menghemat Baterai Smartphone Saat Mudik

JELANG Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, terdapat tradisi yang telah mengakar di dalam budaya masyarakat Indonesia, yakni mudik.

Saat menjalankan 'ritual' ini, sebagian dari Anda ada yang rela berdesak-desakan dalam angkutan umum atau bermacet-ria di jalanan berjam-jam lamanya, demi dapat merayakan Lebaran di kampung halaman bersama keluarga atau sanak saudara tercinta.

Komunikasi melalui smartphone saat perjalanan mudik tentunya tidak ingin terkendala hanya karena kehabisan daya baterai. Untuk itu, tentunya Anda harus berusaha menghemat daya baterai dari smartphone Anda tersebut.

Perangkat baterai portabel atau power bank memang bisa jadi penyelamat, namun terlalu sering menggunakan power bank justru dapat membuat daya tahan baterai smartphone berkurang. Jadi, tak ada salahnya untuk mencoba mengurangi konsumsi daya secara manual.

Berikut kami sajikan 13 tips menghemat baterai smartphone saat perjalanan mudik:

1. Kurangi kecerahan layar atau gunakan kecerahan otomatis

Anda menyukai tampilan warna-warni di smartphone? Ini adalah musuh besar baterai. Dibandingkan dengan komponen lainnya, layar paling banyak menghabiskan daya pakai baterai.

Sebagian besar smartphone memiliki fitur mode pengaturan kecerahan secara otomatis, yang menyesuaikan kecerahan layar agar sesuai dengan tingkat pencahayaan di sekitar.

Mode ini menggunakan daya yang lebih sedikit, dan cara ini juga lebih praktis daripada harus mengubah kecerahan layar sampai ke setelan terendah.

2. Pilih opsi kunci otomatis paling singkat

Dalam menu pengaturan tampilan pada smartphone, Anda dapat menemukan opsi 'Tidur' atau yang serupa ('Kunci Otomatis' untuk iPhone). Pengaturan ini mengatur berapa layar smartphone Anda akan tetap menyala.

Untuk menghemat daya, pilih opsi batas waktu terpendek. Pada kebanyakan smartphone Android, minimum adalah 10 detik, sementara iPhone minimum yang bisa diatur adalah 30 detik.

3. Matikan koneksi 4G jika tidak dibutuhkan

Sinyal 4G memang memberikan koneksi yang lebih cepat, namun konsumsi baterai yang lebih banyak. Apalagi bila Anda mudik ke daerah pelosok, smartphone Anda akan berusaha mencari sinyal 4G yang mengakibatkan baterai terkuras.

Saat mudik, tak ada salahnya koneksi ke jaringan 4G dimatikan jika yang lebih banyak dilakukan hanya telepon, SMS, dan sesekali memeriksa e-mail.

Koneksi 3G atau bahkan EDGE sepertinya cukup memenuhi kebutuhan komunikasi Anda. Lagipula, mungkin masih banyak jalur mudik yang belum ter-cover jaringan 4G.

4. Matikan Bluetooth

Saat ini, banyak orang yang suka menggunakan Bluetooth untuk headset handsfree, speaker nirkabel, smartwatch atau pelacak kebugaran.

Namun, bila Anda tidak benar-benar memerlukannya, lebih baik Anda mematikan Bluetooth untuk memperpanjang masa pakai baterai smartphone Anda.

5. Matikan WiFi

Seperti Bluetooth, fitur koneksi WiFi pada smartphone adalah saluran pembuangan baterai yang serius, meskipun kadang-kadang Anda perlu menggunakan koneksi internet nirkabel tersebut di rumah atau kantor untuk akses internet dan layanan data lainnya.

6. Matikan layanan lokasi dan GPS

Penyedot daya baterai besar lainnya adalah aplikasi yang menggunakan data GPS untuk memantau lokasi. Sebagai pengguna, Anda dapat menonaktifkan akses aplikasi ke layanan lokasi.

Caranya, di Setelan>Lokasi, Anda dapat memilih 'akurasi tinggi' saat Anda memerlukannya, atau 'hemat baterai' bila tidak.

Anda juga sebaiknya lebih bijak mengizinkan untuk mengakses setiap aplikasi. Pemberian terlalu banyak izin ke aplikasi yang tidak pernah Anda gunakan akan menghabiskan baterai Anda tanpa keuntungan.

7. Jangan biarkan aplikasi berjalan di latar belakang

Kemampuan Multitasking --atau menjalankan lebih dari satu aplikasi-- adalah salah satu fitur smartphone modern saat ini. Sayangnya, fitur ini juga dapat membakar banyak energi, lantaran setiap aplikasi yang Anda gunakan menggunakan sebagian siklus prosesor di smartphone Anda.

Beberapa aplikasi sangat berat dalam hal pemakaian baterai. Dengan mematikan aplikasi yang sebenarnya tidak Anda gunakan, Anda dapat mengurangi beban kerja CPU secara drastis dan mengurangi konsumsi daya.

Di smartphone Android, ketuk tombol multitasking --biasanya yang paling kanan dari ketiga ikon di bagian bawah layar-- atau Anda dapat menggesek aplikasi untuk menutupnya.

Di perangkat iOS, ketuk dua kali tombol Home sehingga layar multitasking muncul, lalu gesek ke atas untuk menutup aplikasi.

Baik iOS dan Android kini memiliki monitor baterai, jadi Anda dapat memeriksa dengan tepat dan mudah berapa banyak masing-masing aplikasi menggunakan daya.

Kemudian Anda dapat mencopot pemasangan aplikasi atau memastikan Anda berhenti menggunakan aplikasi tersebut saat Anda tidak menggunakannya.

8. Non-aktifkan fitur getar

Anda lebih suka membuat smartphone Anda memberi tahu tentang panggilan masuk dengan bergetar daripada nada dering?

Sayangnya, mode getar memakan daya lebih banyak daripada mode nada dering, karena nada dering hanya membutuhkan selaput mungil di speaker smartphone untuk menghasilkan suara.

Sebaliknya, mode getaran membutuhkan lebih banyak daya untuk membuat seluruh smartphone bergetar.

Jika Anda tidak ingin diganggu dengan suara, pertimbangkan untuk mematikan semua notifikasi dan letakan smartphone di jangkauan penglihatan sehingga Anda dapat melihat saat ada panggilan baru.

9. Matikan notifikasi yang tidak penting

Sepertinya hampir semua aplikasi saat ini membutuhkan internet untuk pembaruan informasi. Saat notifikasi masuk akan membuat layar smartphone Anda menyala, hal ini akan mengonsumsi energi.

Anda mungkin tidak ingin mematikan notifikasi untuk pesan teks terbaru atau panggilan tak terjawab, namun mematikan pemberitahuan yang berlebihan akan membantu baterai smartphone Anda bertahan sedikit lebih lama.

10. Atur pemberitahuan email

Terus menerus memeriksa smartphone untuk mengetahui apakah ada email baru merupakan pemborosan daya. Anda dapat mengubah setelan, mungkin 15 atau 30 menit.

11. Minimalisir bermain game dan mendengarkan musik

Bermain game dan mendengarkan musik melalui smartphone mungkin dapat mengusir kejenuhan Anda saat terjebak dalam kemacetan.

Namun pada saat mudik, kegunaan smartphone yang paling utama tentunya adalah untuk tetap dapat terhubung dengan rekan atau keluarga di kampung halaman.

Maka ada baiknya untuk menahan diri tidak mengakses hiburan yang haus daya baterai seperti game atau aplikasi tertentu di smartphone.

12. Aktifkan mode hemat daya

Banyak produsen smartphone yang telah menyediakan fitur hemat daya. Fitur tersebut untuk mencegah aplikasi memperbarui diri, meredupkan layar, menonaktifkan animasi di layar dan mematifkan getaran.

Secara default, mode ini biasanya menyala saat tingkat baterai Anda 20 persen. Dan, semakin cepat smartphone beralih ke mode hemat daya ini, semakin lama baterai akan bertahan.

13. Matikan smartphone saat tidak dibutuhkan

Tidak setiap waktu para pemudik dapat menerima atau melakukan panggilan. Misalnya, saat melalui wilayah blankspot (tak ada sinyal) atau ingin lebih berkonsentrasi mengemudi hingga beristirahat di malam hari untuk memulihkan tenaga.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya pada saat-saat tersebut Anda mematikan smartphone untuk menghemat baterainya.


13 Tips Menghemat Baterai Smartphone Saat Mudik Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2WeRAuI

Realme C2 vs Samsung Galaxy A10: Lebih Bagus Mana?

BELUM puas menginvasi pasar smartphone Tanah Air, Realme C2 melenggang menjadi smartphone termurah sub-brand dari OPPO ini.

Menyasar kelas entry level, tentu akan sangat menarik untuk membandingkan smartphone ini dengan para rivalnya termasuk Samsung yang sudah lebih dulu hadir dengan Galaxy A10.

Punya range harga dan spesifikasi yang mirip-mirip dengan Samsung Galaxy A10, manakah yang lebih baik dari kedua smartphone ini?

Berikut ulasan INILAHCOM selengkapnya:

- Desain

Desain bisa dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam sebuah smartphone. Realme C2 mengambil langkah berani dengan mengadopsi desain Diamond Cutting.

Terinspirasi oleh Young Zen style dengan sudut layar membulat serta desain potongan berlian yang ikonik dari realme memberikan penampilan yang elegan. Menggunakan potongan laser, setiap potongan berliannya memberikan efek yang berbeda saat dilihat dari sudut tertentu.

Bodi belakang realme C2 juga lebih keren terlihat karena menggunakan permukaan doff. Hal itu membuat bodi  realme C2 tidak meninggalkan sidik jari ketika digunakan dalam keseharian pengguna.

Sementara itu, Galaxy A10 tampil sederhana dengan warna tunggal dan tanpa ada tambahan kilau atau gradasi. Smartphone ini tampak sederhana dengan konsep desain yang diusung.

- Performa

Realme C2 menggunakan MediaTek Helio P22 dengan kecepatan clock CPU hingga 2.0GHz, konsumsi daya yang rendah dan masa pakai baterai yang lama.

Chipset itu didukung oleh konfigurasi prosesor Cortex A53 mampu menciptakan performa yang smooth di segala skenario dengan konsumsi daya yang efisien.


Urusan performa, Galaxy A10 mengandalkan prosesor buatan Samsung yakni Exynos 7884 octa-core yang dapat mendukung aktivitas sehari-hari pengguna. Untuk urusan performa Galaxy A10 digabungkan dengan kapasitas memori 2GB+32GB.

- Kamera

Di aspek fotografi, Realme C2 juga lebih superior karena menggunakan 13MP + 2MP Dual Camera dengan lensa 5P. Untuk urusan selfie, disediakan kamera dengan resolusi 5MP yang sudah mendukung efek bokeh.

Realme C2 juga dilengkapi dengan mode Chroma Boost, fitur teknologi AI untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan scene, meningkatkan dynamic range keseluruhan foto, menajamkan detail yang lebih kaya dalam highlight dan shadows, dan memberikan eksposur yang lebih seimbang.

Di sisi lain, Samsung Galaxy A10 menggunakan kamera single di belakang dengan resolusi 13 MP. Untuk keperluan selfie, disediakan kamera 5MP yang sudah cukup  untuk mengambil foto bersama orang terkasih.

- Baterai

Realme C2 sangat unggul di sektor penyokong daya karena disokong oleh baterai berkapasitas 4.000 mAh. Dalam pengalaman kami, baterai realme C2 dapat bertahan lebih dari sehari dalam pemakaian normal.

Di sektor yang sama, Samsung Galaxy A10 mengusung baterai dengan kapasitas yang lebih rendah. Dengan baterai 3400mAh, Galaxy A10 cukup dapat diandalkan untuk media sosial atau pekerjaan.

- Kesimpulan

Dengan banderol harga relatif sama, tentu bakal membingungkan Anda untuk lebih pilih mana dari kedua smartphone ini. Lalu bagaimanakah kesimpulannya?

Dari penjabaran di atas, Realme C2 bisa dilihat jelas lebih unggul ketimbang Samsung Galaxy A10. Baterai yang besar dan kemampuan kameranya pun membuat Realme C2 lebih worth di rentang harga Rp1 jutaan.
 


Realme C2 vs Samsung Galaxy A10: Lebih Bagus Mana? Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2XfnIdW

AMD Perkenalkan Lini Motherboard X570

INILAHCOM, Taipei - AMD memperbaharui line up motherboard ereka di ajang Computex 2019. Dalam acara yang digelar di Taiwan itu, CEO AMD Lisa Su mengumumkan kehadiran Motherboard X570 sebagai penerus dari generasi sebelumnya.

AMD X570 ini hadir dengan 16 lanes. Empat lanes didedikasikan untuk koneksi upstream ke CPU sementara 12 lainnya untuk koneksi downstream ke perangkat lainnya.

Untuk diketahui, AMD X570 juga hadir dengan dukungan 12 port SATA dengan kecepatan 6Gbps, 4 port USB HiSpeed 480Mbps dan 8 port USB SuperSpeed+ 10Gbps.

Kendati tidak disebutkan memori yang didukung X570, namun motherboard ini kabarnya mendukung memori DDR4-3200 dalam satu modul pada setiap channel-nya.

Untuk diketahui, AMD X570 merupakan platform mainstream pertama yang mendukung PCIe Gen 4 dan kompatibel dengan CPU Ryzen 3000 yang juga diperkenalkan dalam ajang Computex tersebut.

Kalau kita berkaca dari versi sebelumnya, ada beberapa fitur unggulan yang hanya didukung oleh motherboard AMD, misalnya Precision Boost Overdrive dan XFR 2.0. Platform X570 akan menjadi solusi untuk semua PCIe Gen4.

Ini berarti bahwa X570 menjadi platform konsumen pertama yang memiliki fitur dukungan untuk standar PCIe baru.

Dalam spesifikasi yang tertulis di laman web resminya, motherboard AMD X570 dikatakan kompatibel dengan prosesor AMD Ryzen 2000 series dan AMD Ryzen 3000 series.

AMD juga memperkenalkan line-up motherboard yang sudah menggunakan X570 dari beberapa vendor ternama di dunia. Beberapa di antaranya adalah Gygabyte X570 Aorus Xtreme, ASRock X570 Taichi, ASUS ROG Crosshair VIII Hero,Colorful CVN X570 Gaming Pro V14, dan MSI MEG X570 Godlike.


AMD Perkenalkan Lini Motherboard X570 Baca Berita Dari Sumber http://bit.ly/2I5mw6z