Rubrik Teknologi: Akibat Brexit iPhone 7 Jadi Lebih Mahal di Inggris

Laman

Jumat, 09 September 2016

Akibat Brexit iPhone 7 Jadi Lebih Mahal di Inggris

INILAHCOM, London - Melemahnya nilai tukar poundsterling akibat keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit, mendorong kenaikan harga produk-produk Apple di Inggris. Imbasnya pun langsung terasa pada iPhone 7 dan iPhone 7 Plus, dua smartphone Apple yang baru saja diluncurkan.

Di Inggris, harga duo iPhone terbaru ini menjadi lebih mahal ketimbang pendahulunya, iPhone 6s dan iPhone 6s Plus, yang dirilis tahun lalu.

Pada 2015, Apple UK membanderol iPhone 6s termurah seharga 539 poundsterling atau saat itu setara Rp9,3 juta, sementara iPhone 6s Plus seharga 619 poundsterling atau setara Rp10,7 juta.

Sedangkan tahun ini, Apple bakal menaikkannya menjadi 599 poundsterling atau sekitar Rp10,4 juta untuk iPhone 7 dan 719 poundsterling atau sekitar Rp12,4 juta untuk iPhone 7 Plus.

Padahal di pasar AS, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dibanderol sama dengan harga iPhone 6s dan iPhone 6s Plus saat awal peluncuran.

Kenaikan harga di Inggris juga berdampak pada iPad Pro yang kini berharga 549 poundsterling (Rp9,6 juta), naik dari harga sebelumnya 499 poundsterling (Rp8,7 juta).

Selain itu, Apple Pencil yang sebelumnya dijual 79 poundsterling (Rp1,3 juta) kini berharga 99 poundsterling (Rp1,7 juta).

Penyesuaian harga untuk pasar-pasar tertentu bukanlah hal baru, dan biasanya didorong oleh fluktuasi mata uang.

Apple melakukan semua akuntansi dalam mata uang dolar AS, yang berarti ketika mata uang negara lain turun atau naik terhadap dolar AS maka Apple harus membuat penyesuaian harga untuk mengompensasi perbedaan, demikian laporan Phone Arena.


Akibat Brexit iPhone 7 Jadi Lebih Mahal di Inggris Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2ccXXVm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar