Rubrik Teknologi: Samsung & Pemerintah Korsel Selidiki Galaxy Note 7

Laman

Rabu, 19 Oktober 2016

Samsung & Pemerintah Korsel Selidiki Galaxy Note 7

INILAHCOM, Seoul - Samsung Electronics Co. dan pemerintah Korea Selatan telah melakukan penyelidikan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan Galaxy Note 7 terbakar setelah perangkat tersebut diberhentikan produksi dan penjualannya karena masalah baterai.

Samsung telah menyelidiki komponen ponsel terbaru andalannya setelah banyak laporan perangkat yang terbakar.

Perusahaan teknologi ini melakukan penarikan global pada bulan lalu karena masalah baterai, namun pada pekan lalu mereka akhirnya memutuskan untuk menghentikan penjualan Galaxy Note 7 setelah beberapa perangkat pengganti yang dibekali baterai yang diklaim aman juga memiliki masalah serupa.

Secara terpisah, Pemerintah Korsel melalui Korea Testing Laboratory (KTL) telah memulai penyelidikan mereka sendiri dengan lima perangkat smartphone yang disediakan oleh Samsung Electronics yang terbakar di Korea Selatan awal bulan ini.

KTL tidak hanya akan membatasi penyelidikan pada baterai, namun juga akan menggunakan teknologi pengujian terbaru, termasuk X-ray dan CT, untuk menemukan penyebab pasti masalah tersebut.

"Kami telah menyerahkan ponsel (yang terbakar) untuk KTL dan akan bekerja sama dengan penyelidikan mereka, tapi kami tidak bisa hanya duduk dan menunggu hasilnya," kata seorang pejabat Samsung Electronics, seperti dilansir kantor berita Yonhap.

"Kami telah mengerahkan semua sumber daya yang mungkin untuk menemukan penyebab pasti masalah tersebut secepat mungkin," imbuhnya.

Samsung juga mempertimbangkan pengujian perangkat rusak yang dikumpulkan oleh komisi perlindungan konsumen AS, Consumer Product Safety Commission (CPSC), yang telah mengeluarkan dua kali kebijakan penarikan untuk Galaxy Note 7.

Samsung memangkas proyeksi laba kuartal ketiga menjadi 5,2 triliun won, turun dari 7,8 triliun won, yang mencerminkan taksiran kerugian akibat pemberhentian penjualan Galaxy Note 7.

Pada Jumat pekan lalu, Samsung kembali mengeluarkan perkiraan kehilangan keuntungan sekitar 3 triliun won dalam dua kuartal berikutnya.

Pengamat industri mengatakan bahwa menemukan penyebab pasti masalah Galaxy Note 7 sangat penting bagi Samsung untuk memenangkan kembali kepercayaan konsumen sebelum perusahaan tersebut meluncurkan perangkat baru andalannya, Galaxy S8, tahun depan.


Samsung & Pemerintah Korsel Selidiki Galaxy Note 7 Baca Berita Dari Sumber http://ift.tt/2drBGll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar